Postingan

#IndonesiaTerserah ? Aku Marah !

Sebelumnya , saya dan kru Frunik (kru odong-odong) , mengucapkan :
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah . Mohon maaf lahir dan batin setulus hati jika artikel-artikel saya ada menyinggung perasaan teman-teman . Mohon dimaafkan yaaaa :)


Then,
Telat banget aku nulis artikel ginian . Hastag #IndonesiaTerserah udah mau basi , eh , aku malah baru nulis . WkwkwkMaklumlah , namanya juga Blogger odong-odong mah saya . Bikin artikel sak karepe dewe , alias semaunya sendiri :D
Bulan ke 3 semenjak Indonesia terserang virus beleketek alias Covid-19 kini sudah muncul hastag #IndonesiaTerserah .  Akibat dari kurangnya kepedulian sebagian masyarakat dan juga mulai lelahnya petugas petugas medis yang menyaksikan masyarakat mondar-mandir padahal sudah dihimbau untuk tetap dirumah selama musim Covid-19 ini . 
Ibarat kalian udah capek-capek nge-pel lantai rumah terus adik kalian malah mondar-mandir disitu dengan kaki kotor . Kebayang kan capeknya ?
Itu baru nge-pel lantai . Apalagi bagi mereka seperti petu…

Asa Dalam Lelah

Mungkin tak cukup bagi mentari untuk menerangi jalanku. Pastilah tak cukup untaian rinai hujan mendamaikan hatiku . Untukku , seorang pencinta yang hatinya terlanjur membeku Dimana senyum dan air matanya menjadi satu .
Jangan ! Jangan kau mendekati si hina ini Tinggalkan dia dengan bersama sang sepi Biarkan dirinya berteman mimpi Dan biarkan dirinya hanyut dalam kesedihan yang tak bertepi
Dan bila malamnya berubah siang Embun berlalu tak pantas untuk dikenang Tiada hal yang patut untuk dibenci Inilah hidup dengan romansa yang keji
Yakin dan terus dia menentukan arah Untuknya akan ada jalan bahagia Lelah namun teruslah dia menghimpun asa Impian besar telah lebur didepan matanya Angan apa yang begitu mengguncang hatinya ? Nadinya bahkan hampir saja tak bernyawa Tidak , tidaklah cinta pernah menyakiti hati anak manusia Inilah pilihan yang dahulu membuatnya bangga





Senandung Seorang Perindu

Kehidupan terus berjalan . Sementara aku masih saja berdiri di tempat yang sama . Memandang langit malam yang begitu tenang dan mulailah setetes air mata menyenandungkan lagu rindu di sudut mataku . Aku kangen . Sangat kangen . Perasaan yang terus menerus mendekapku saat malam tiba . Dan perasaan itu terus bersamaku hingga aku menutup mataku dan mulai terlelap dengan lembab disudut mataku .
Mengapa perasaan sedih ini masih saja bersamaku sementara aku telah menemukan cintaku ? . Mengapa mimpiku begitu indah sementara bangunku diisi oleh kegundahan ? . Aku terus menahan rasa pilu yang disebabkan oleh rindu didalam dadaku . Begitu menyesakkan dada , begitu menyayat batinku .
Tuhan , seandainya aku bisa mampu untuk melupakan rinduku sejenak , mungkin aku tidak akan sesedih ini . Pada siapa aku harus menceritakan kerinduan yang terus menerus memelukku ini ? . Aku menceritakan pada malam tentang rindu ini , dan malam pun ikut tersedih dengan embunnya . Aku menceritakan kisahku pada lilin , d…

Gajian Masih 15 Hari , Uang Sisa 30 Ribu . Tapi Tetap Bahagia ?

Rasanya aku tidak pernah bertemu orang yang tidak memiliki masalah hidup . Tentu saja semua orang punya masalah hidup masing-masing . Termasuk aku sendiri .Namun , terkadang masalah hidup memang sulit untuk dijalani . Tapi , tetap saja hidup akan terus berjalan . Baik dengan masalah ataupun tidak . Dan dengan kondisi itupun memaksa kita agar mampu melalui masalah hidup tersebut .Kali ini aku mau menulis konten yang sedikit bijak . Selain sebagai konten untuk dilihat oleh pembaca , juga sekalian sebagai pengingatku bahwa setiap masalah selalu memiliki cara untuk keluar dari segala macam tersebut . Dibawah ini aku menuliskan 3 cara yang membuat aku tetap bahagia sampai saat ini , walaupun dengan uang yang sisa 30 ribu rupiah saja .

SABAR

Mungkin kita sudah bosan dengan nasehat “Sabar” dari orang lain saat kita sedang menghadapi masalah hidup . Namun nyatanya nasehat itu adalah benar . Seperti yang aku bilang tadi , “Hidup akan terus berjalan” . Dan setiap perjalanan akan melewati jalan it…

Curhatku Hari Ini #1

Hari ini lagi malas sebenarnya mau nulis . Cuma dalam hati juga pengen curhat . Tapi gak punya teman curhat . Jadi saya curhat disini aja deh . Hehehe
Keinginanku untuk segera menikah dengan calon istriku semakin hari semakin besar saja . Aku selalu cari cara bagaimana cara agar aku bisa cepat menikahi dia . Aku berpikir untuk mencari kerjaan tambahan selepas aku pulang kerja .Aku sendiri kerja di sebuah pertambangan Batubara yang memakan waktu sekitar 12 jam dalam sehari untuk persiapan , perjalanan dan waktu kerjanya . Gajinya memang sudah lumayan . Alhamdulillah aku bisa menyisihkan 2 sampai 2,5 juta untuk aku tabung tiap bulannya . Tentu saja menabung dengan nominal segitu perlu beberapa pengorbanan yang tidak enak . Seperti , aku harus berhenti merokok , meminimalisir jajan , bahkan memangkas biaya untuk kebutuhan perawatan diri . Hehehe .
Semenjak memiliki rencana untuk menikah , aku banyak memangkas kebutuhanku yang sebenarnya sudah menjadi kebiasaanku . Yaaa misalnya , tidak la…

Love From Anggana : Menemukan Calon Istriku Part. 3

Dan hatiku berkata bahwa inilah cinta yang hebat . Cinta yang mampu menjaga dirinya walaupun dalam rentangjarak yang begitu jauh . Ya , aku mampu menjalaninya . Malam itu aku menggenggam tangannya begitu erat . Mencerminkan ketakutan didalam sentuhanku .

 Baca : Love From Anggana Part 1

08 Juli 2019 Dimalam ketiga ini , aku ingin lebih lama dengannya . Sore tadi dia sedang berada di Kota Tenggarong yang berjarak sekitar 30 menit dari Kota Samarinda mengurus sekolah adiknya . Jadi kami memutuskan untuk bertemu seusai jam sholat Isya nanti . Sehabis sholat Maghrib , aku langsung meluncur menuju rumah tantenya tempat dimana dia menginap tanpa menanyakan padanya apakah dia sudah pulang atau belum . Baru saja aku hampir sampai , aku menerima sebuah chat darinya yang mengatakan bahwa dia masih berada d Kota Tenggarong . Huff …. Aku terlalu tepat waktu sepertinya . Tapi ya sudah , nggak apalah . Aku lalu memutar haluan dan mencari tempat untuk menunggunya pulang . Aku memilih sebuah kedai minu…

Love From Anggana : Menemukan Calon Istriku Part. 2

Malam harinya , setelah menanyakan alamat rumahnya , aku langsung menuju alamat yang dia berikan .Kesan yang pertama kali kurasakan saat melihatnya adalah Jatuh Cinta . heheheEntah kenapa batinku langsung mengatakan "Ini calon istriku"Klik disini untuk part 1

Oh ya , sebelum ketemuan aku berjanji untuk memberinya sebuah hadiah kecil , yaitu pengharum ruangan . Aku sengaja memberikan pengharum ruangan agar pada saat aku sudah pulang , dia akan tetap mengingatku .

Dan dengan menggunakan sepeda motor , aku memboncengnya menuju sebuah tempat dimana menjadi tempat umum untuk dating , Taman Tepian Samarinda .
Setelah memutuskan tempat duduk serta memesan minuman (kami sama-sama menyukai kopi) , kami lalu membuka obrolan .
Obralan kami terasa ringan , namun dalam suasana kasmaran membuat setiap kalimat yang kami lontarkan terdengar seperti lantunan puisi yang terus-menerus menghibur hati . Semakin aku menatap wajahnya , semakin aku jatuh cinta padanya .

Mungkin aku tidak perlu menj…